Sabtu, 23 Maret 2013

Jomlo dan galau di2 dimensi imajiner







Siang. Malam. Siang lagi. Malam. Bagiku. Kesunyian. Dan bagi Nis. Ini kegilaan. Itulah ucapan dari wanita yg sering kupanggil  CINTA. Kata kehormatan bagi panggilan  dia, ketika aku menyapanya. Menyapa wanita  paling ku CINTAi di alam kegilaanku.

Tapi, alam ini kusuka. Sebab, romantisme CINTAku justru di alam ini. Alam kegilaan. 

Ketika kukenal Nisa di alam ini (imajiner), maka hatiku tertutup bagi semua wanita. Kecuali IBUku.

Ibuku dan Nisa. Dua wanita, sering kuajak bercinta di alam imajinerku.  Alam dua dimensi, saling menyapa,  berkisah kasih, tentang RINDU.

Dan malam ini, keduanya aku rindukan. Rindu kuciptakan sendiri. Rindu yg membuat aku bersemangat. Rindu yg tak pernah mereka ketahui bahwa aku merindukan mereka. DiAlam ciptaanku sendiri.

Tapi
Aku bangga pada diriku. 
Sebab.
Kerinduan ini, produkku sendiri.
Dengan kerinduan ini, secara tidak langsung, aku menggunakan produk keRINDUan buatan dalam negeri. Yakni produkku sendiri.. 
Dimana kapasitasku dalam menciptakannya, masih tercatat sebagai salah seorang warga negara Republik Indonesia (WNI)...Inilah kebangganku. Kebanggan atas CINTA yg kuciptakan sendiri bagi Ibuku, dan Nisa CINTAku

@malamjomlogalaudi2dimensiimajinerii..





Tidak ada komentar:

Posting Komentar