Sabtu, 17 Agustus 2013

WIRAUSAHA (2)


Bisnis Sehat Butuh Entrepreneur Sehat


 
Seorang entrepreneur dengan ambisi yang menggelora bekerja siang malam. Ia dirikan sebuah bisnis, kerjakan semua hal sendirian. Ia bahkan bekerja di akhir minggu, saat semua orang di sekitarnya bersenang-senang menikmati waktu luang. Terlalu sibuk untuk mengelola bisnis barunya, ia sering melupakan waktu makan. Meski ia makan, makanan yang ia konsumsi bukan manakan yang menyehatkan. Olahraga pun sudah tak terlintas lagi di pikirannya. Bagadang tanpa henti untuk mengejar deadline yang menghantui. Semua itu terus menerus terjadi hingga suatu saat ia haurs dilarikan ker rumah sakit karena jatuh sakit yang cukup parah. Akhirnya bisnisnya pun runtuh karena tak ada yang bisa mengurusnya selama sakit. Pernakah Anda menemui seseorang dengan kisah seperti ini?

Mungkin itu diri kita sendiri. Banyak entrepreneur terlalu fokus pada impian mereka hingga mereka seakan tak punya waktu untuk mendengarkan peringatan dari tubuh mereka yang sedang menderita. Sayangnya jarang kita sadari bahwa kesehatan pribadi yang buruk juga akan berimbas pada kesehatan bisnis. Bayangkan apa yang bisa terjadi jika seorang pemilik bisnis jatuh sakit selama beberapa waktu yang cukup lama, padahal ada begitu banyak urusan yang harus ia selesaikan dengan klien?

Tidak ada formula ampuh yang 100% efektif untuk bisa menjaga kesehatan saat memulai dan mengelola bisnis yang menyenangkan tetapi juga menuntut begitu banyak energi, waktu dan pikiran Anda. Namun ada beberapa hal yang kita bisa terapkan jika ingin keseshatan kita dan bisnis kita tidak menjadi korban di kemudian hari karena kelalaian ini:

*      Beristrahat. Anda akan lebih berenergi dan bisa berpikir lebih jernih jika Anda berada dalam kondisi sehat dan beristrahat dengan cukup. Selain itu, Anda adalah seorang panutan bagi mitra dan pegawai dalam bisnis Anda. Kinerja nyata pada dasarnya diukur dengan fungsi produktivitas, bukan lama jam kerja yang ia habiskan.
*      Temukan pereda stres. Bagi sebagian orang, kegiatan pereda stres bis berupa meditasi yang tenang dan bagi yang lain bisa saja dengan berolahraga dengan teman di pusat kebugaran. Temukan sesuatu yang Anda nikmati tanpa beban yang tidak berhubungan sama sekali dengan bisnis atau pekerjaan Anda. Hal ini akan membantu Anda memunculkan sisi kreatif Anda.
*      Keseimbangan keluarga dan pekerjaan. Keseimbangan ini menjadi masalah yang melibatkan nilai-nilai keuangan, peran gender, jalur karir, manajemen waktu dan banyak faktor  lain. Enterpreneur bisa begitu terfokus energinya pada bisnis sehingga ia mengabaikan keluarga, yang membuat kondisi yang kurang sehat bagi semua orang yang terkait dengan enterpreneur yang bersangkutan.
*      Pemeriksaan medis berkala. Tak seorang pun kebal terhadap serangan penyakit dan penyakit yang terdeteksi lebih awal sering akan terobati dengan lebih singkat dan mudah dibandingkan yang telambat diketahui. Penyakit yang tak terdiagnosis dan tertangani dengan baik yang dipicu pengabaian gejala-gejala ringan adalah bencana bagi kesehatan Anda dan ini harus dihindari sebisa mungkin.


Pada saat yang sama, jangan lupa bahwa ada hal-hal yang Anda harus lakukan untuk menjaga kesehatan bisnis Anda dan kiriman pesan yang tepat kepada pegawai Anda mengenai pentingnya prioritas:

*      Hargai mereka yang bergaya hidup. Tentu Anda bisa memberikan teladan yang nyata bagi orang-orang di sekitar Anda. Caranya? Tunjukan bahwa Anda melaksanakan gaya hidup sehat. Lebih baik lagi jika Anda memberikan penghargaan bagi mereka yang menunjukan kepedulian terhadap kesehatan atau memberikan sebuah program wisata agar tim bisnis Anda bisa menikamti hidup.
*      Ukur kinerja bisnis setiap 3 bulan. Secara berkala, Anda harus mengamati dan mengukur semua parameter kunci kinerja bisnis Anda. Mungkin kini waktunya untuk merambah wilayah baru atau memikirkan bagaimana cara membersihkan bisnis dari para klien yang lebih banyak membebani daripada menguatkan bisnis Anda.
*      Perbaikan kualitas. Perbaikan terus menerus kunci produksi kualitas yang terus terjaga. Pastikan proses Anda bekerja dengan efektif. Pertambahan yang konstan dalam hal kualitas produk dan jasa termasuk kreativitas dan inovasi yang lebih banyak, akan membuat bisnis lebih maju dan sehat.
*      Perbaikan layanan pelanggan. Pastikan semua pegawai Anda diberdayakan untuk memberikan layanan pelanggan yang sama dengan mereka harap untuk terima bagi diri mereka dan bisnis Anda. Ukurlah seberapa baiknya kinerja Anda dengan melaksanakan survei dan melakukan wawancara ke tiap orang.


Bisnis yang sehat membutuhkan enterpreneur dan pegawai yang sehat. Peningkatan kesehatan tempat kerja juga jangan dipandang sebagai kebutuhan pegawail semata, tetapi lebih kepada investasi bisnis jangka panjang. Ini bisa menjadi isu serius jika ditangani dengan baik. Jangan menunggu hingga terlambat.

Pustaka:
Ciputraenterpreneurship, Akhlis, 1/April/2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar